Selasa, 29 Maret 2016

fanfic first: The first love is irreplaceable end

CHAPTER 10
Seorang pemuda terisak tangis di depan sebuh makam dengan nisan bertulis Choi Lin Ta. Dia tak lain adalah Jeon Won Woo, orang yang sangat mencintai gadis yang sekarang terbaring di bawah pemakaman tempatnya terduduk sekarang.
Tak berselang lama seorang lelaki mendekatinya.
“kenapa kau berada di sini? Kau tidak seharusnya menangisi orang yang rela mengorbankan nyawanya demimu”
Won woo berdiri dan mencoba menguatkan hatinya dan mulai beranjak meninggalkan kakakku.
Belum lima langkah Won woo melangkah terdengar suara yang membuat hatinya bergetar.
“aku takkan menghukummu atas semua kejadian ini tetapi hidup tanpa Lin Ta lah yang akan menghukummu.”
Won woo melangkahkan kakinya pergi dengan air mata yang berlinang di sisi pipinya.
‘kenapa kau meninggalkanku, dan kenapa kau meninggalkanku setelah hal-hal yang telah kita lalui bersama, setidaknya jika kau ingin meninggalkanku jangan tinggalkan aku dengan perasaan bersalah seperti ini’ batin Won woo tak menentu dengan perasaan yang tercampur antara rasa bersalah, penyesalan, kerinduan, dan yang terpenting CINTA.
Apa arti dari cinta dan kematian yang sebenarnya.
Bagiku cinta adalah perasaan dimana kau selalu menginginkan seseorang itu dan ingin behagia selamanya dengannya seperti didalam cerita dongeng.
Kematian bagiku adalah dimana engkau merasakan ketenangan dan kesejukan yang tak bisa kau ungkapkan tetapi terselip perasaan yang mengharuskan kita untuk meninggalkan semua yang kita punya dan semua yang kita cintai.
Won woo teringat malam  dimana ia kehilangan wanita pujaannya dan Angelnya demi menyelamatkannya.
Sebuah peluru menembus tepat di dada kiri ku. Ku tatap kakaku dengan senyuman kecil. Aku terjatuh kebawah tepat di pangkuan Won woo.
“andwae chagi, andwae”
Suasana menjadi sangat hangat bagiku dan juga sangat nyaman.
“kenapa kau melakukan ini chagi”Tanya kakakku dengan muka bersalah.
“aku takmau melihat orang yang sangat ku hormati serta ku cintai menjadi pembunuh dan aku juga tidak ingin melihat orang yang sangat kusayangi seta ku cintai pergi karena sebuah dendam yang ada didalam keluargaku sejak lama.”
“mianhae oppa aku tidak bisa menjadi adikmu yang selalu ada disampingmu lagi, dan mianhae Won woo karena aku telah mencintaimu sampai detki ini dan kapanpun juga.”
Isak tangis memecah di antara kedua lelaki yang sangat ku cintai.
Aku masih ingin bersama mereka, tertawa bersama mereka, bercanda bersama mereka dan juga berbahagia bersama dua namja yang sangat sepesial didalam hidupku
Tanganku terkulai dan mataku terpejam dengan senyuman yang melekat di bibirku.
~~~ the end ~~~












Tidak ada komentar:

Posting Komentar