Selasa, 22 Maret 2016

my firts fanfic






The first love is irreplaceable


Genre: romance, school life
main cast:Choi Lin Ta (Lin Ta)
Jeon Won woo (Won woo)
Choi Seung Cheol (S.Coups)
Rate : PG


Typo bergentayangan







~~~Happy Reading~~~ 








PROLOG
            Aku merindu.
            Merindukan kasihsayang telah lama hilang
            Semua orang memandangku dengan kesan cantik, kaya, punya segalanya, digilai banyak laki-laki, cerdas, dan bahagia. Tapi semua itu tak berarti untukku yang aku tahu, aku adalah anak cengeng yang hamper setiap hari menangis meratapi nasipku.
            Setelah kepergian kedua orang tua ku hanya kakak yang aku punya. Memang aku mempunyai kelebihan dalam materi dan kecerdasan tetapi hal yang aku butuhkan hanyalah kasih sayang yang telah lama hilang dari kehidupanku.
            Laki-laki hanya memandangku dari segi gesture, tampang, dan juga materi yang aku miliki. Teman, teman-temanku adalah teman-teman yang suka akan kekayaan dan kesenangan mereka pribadi saja.
            Apa gunanya memiliki banyak harta tanpa ada kasih sayang. Apa gunanya lelaki yang selalu mengejarku karna rupa dan materi yang kupunyai. Apa guna teman yang hanya bisa memandangku dari segi materi untuk kegengsian mereka tentang kekayaan.

CHAPTER 1
Di suasana hangat disertai dengan dedaunan yang berjatuhan dan hembusan angin yang sepoi-sepoi terduduk anak perempuan didekat dua pemakaman yang terhiaskan buket bunga mawar putih cantik yang berhias pita merah.
 “Apapun yang terjadi aku akan membalasnya, membalas luka yang selama ini aku tanggung dengan kakak, luka yang takkan mengering begitu saja. Aku akan membalas orang yang bertanggung jawab atas masa kecil ku yang terbuang dengan tangisan serta kematian ayah dan ibu demi melindungi kami.”
 Ujar sang gadis berumur 17th yang memgenakan gaun pendek putih yang tampak anggun itu.
            Hari pertama disekolah baruku, aku bersiap-siap mengenakan seragam dengan setelan rok 5cm diatas lutut dan baju putih berbalut jas berwarna biru terang.
“kakak apakah kakak akan memgantarku?”.
            “maafkan aku aku harus mengurus beberapa hal yang teramat penting, nanti aku yang akan menjemputmu pakailah sopir pengganti untuk mengantarmu.”
”Ne, arasseo oppa”.
 Disaat itu ia mempunyai keinginan untuk menaiki bus, sesampainya di pemberhentian bus ia berjalan kira-kira memerlukan waktu 15mnt untuk sampai sekolah.
 “mianhae, aku tidak sengaja apa kau baik-baik saja?”
seorang pria tampan menabrakku dari belakang
“ne, gwenchana aku tidak terluka”.
Pria dengan setelan calana panjang dan jas biru terang yang senada dengan seragam yang aku kenakan tidak salah lagi dia pasti satu sekolah dengan ku JEON WON WOO itu yang tertulis di tanda pengenal di jasnya.
“oh aku benar-benar minta maaf CHOI LIN TA”.
 “Aishh bagaimana kau tahu namaku?”
“dari tanda pengenal yang kau kenakan”
 benar juga aku mengetahui nama pemuda ini juga dari tanda pengenalnya bodohnya aku. Kami saling berkenalan dan dia adalah kakak kelasku disekolah dia berusia 18th lebih tua satu tahun dengan ku. Akhirnya kami berangkat ke sekolah bersama, tetapi saat kami sampai di pintu masuk sampai di lobi sekolah semua orang memandangi kami.
            “ada apa?” Tanya won woo
            “aniyo hanya saja kenapa semua orang memandangi kita?”
 “karna kau murid baru disini, cantik lagi”
 “mwo ?”
serontak aku tertoleh mendengar kata-katanya yang mengatakan aku cantik lalu dia menggandeng tanganku dan membawaku ke ruang kepala sekolah. Ia berkata bahwa aku harus bertemu kepala sekolah sebelum aku masuk kelas untuk memberi tahu perihal masuknya aku pada hari itu dan sekaligus mengambil jadwal yang telah disediakan tetapi dari tadi hanya dia yang berbicara pada kepala sekolah setelah aku membungkuk dan memperkenalkan diri tadi.
 “beres”
 “apa secepat itu?”
 kataku dia menggandengku, aku menyempatkan membungkuk pada kepala sekolah untuk menunjukkan rasa hormatku padanya. Apa-apaan ini kelasku tepat berada di depan kelasnya (12G – 11G) astaga apa ini kabetulan.
Won woo memilihkan bangku didekat jendela menghadap langsung ke lapangan basket dan kurasa nyaman juga jika aku duduk disitu.
“memengpa di dekat jendela yang menghadap di lepangan basket?”
“karena kau mungkin menyukainya dan juga dilu aku juga menempati bangku ini”
Seyum merekah di wajahnya.
Bel sekolah berbunyi dan segera Won woo pergi dari kelas menuju kelasnya.
“sampai jumpa” ujar Won woo dengan semangat.
            Pelajaran terasa sangat lama dan skhirnya pelajaran usai dan dari pagi tadi saat terahkir bertemu aku tidak melihat won woo lagi aku keluar dan melihat kakak telah menjemputku dengan mobil lamborjininya berwarna silver kehitamannya itu.
“harimu menyenangkan disekolah?” Tanya kakakku.
 “hmmmm”
jawabku sambil masuk kedalam mobil, kakakku adalah pewaris yang sekarang menjadi pemilik perusahaan STAR ENTERTAINMENT dan juga STAR CAMPENY yang ia warisi dari orang tua kami, sebenarnya aku mempunyai tugas mengurus STAR HOTEL dan juga STAR RESTO yang memiliki berbagai cabang diseluruh benua tetapi aku tidak menginginkannya lalu aku serahkan pada kendali kakakku sementara aku siap untuk mengelolanya. CHOI SEUNG CHEOL begitulah inisial kakakku ia adalah kakak terbaik bagiku ia merawatku sendiri sejak aku berusia 14th disaat orang tua kami terbunuh di depan kami demi melindungi kami. Kakakku berusia 5th lebih tua dariku.
            “apa ada yang ingin kau lakukan sebelum sampai rumah? Berbelanja, makan, atau menghabiskan waktu diluar rumah lainnya?” Tanya kakakku
 “aniyo aku ingin pulang dan beristirahat, aku sangatlah lelah”
            “baiklah jika itu maumu”
            Di dalam mobil aku mencoba memejamkan mataku yang terasa sangatlah berat, tetapi itu tak berhasil. Aku menatap keluar kaca mobil dan melihat Won woo yang sedang duduk di bus sembari memejamkan matanya dan mendengarkan music melalui handsetnya yang terpasang di telinganya. Won woo terlihat sangat tampan saat dia terdiam dan begitu menawan.
            “aish apa yang kupikirkan”
            “wae chagi”
            “ah aniyo”
            Senyumku kearah kakakku yang sedang menyetir dan terfokus kearah jalan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar